Perbedaan RDA dan RTA Pada Vapor Terbaru

Perbedaan RDA dan RTA Pada Vapor – Sebenarnya ini yang harus dimengerti terlebih dahulu oleh vapers pemula, sebelum memutuskan untuk membeli RDA atau RTA. RDA pasti sydah sering dengar bukan, tetapi kalau RTA mungkin masih sedikit jarang. Sangat wajar, karena memang pengguna RTA di Indonesia tidak mendominasi, sebagian besar vapers lebih tertarik menggunakan RDA. RDA dan RTA sama – sama bagian pokok dari atomizer, namun tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Namun lagi – lagi seperti yang pernah kami paparkan mengenai cara setting Watt yang pas, begitulah juga dilema memilih RDA atau RTA ini.

Memilih RDA dan RTA mana yang terbaik, sama saja dengan memilih dua calon gebetan yang untuk dijadikan kekasih bro. Lagi – lagi kembali pada selera kalian, dan sudut pandang kalian pada kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya bukan. Oke, kita bahas dulu saja perbedaan fundamental dari RDA dan RTA, sehingga nantinya kalian lebih mudah untuk menjatuhkan pilihan, memilih RDA atau memilih RTA.

  Tips Memilih dan Membeli Vapor Terbaik

Perbedaan RDA dan RTA Pada Vapor

Secara fungsional, fungsi RDA dan RTA adalah sama yaitu bekerja pada atomizer untuk mengubah liquid menjadi uap saat dipanas dan dihisap. Proses pemanasan ini menggunakan energi yang disuplai dari baterai melalui mod. Berikut penjelasan mendasar tentang RDA dan RTA :

  1. RTA (Rebuildable Tank Atomizer) kadang juga disebut RBA yang memiliki tabung penampung, yang akan digunakan untuk menampung liquid.
  2. RDA (Rebuildable Dripping Atomizer) tidak memiliki tabung penampung liquid, jadi saat ingin menggunakan liquid harus diteteskan pada RDA.

Secara sepintas pasti kalian menganggap bahwa RTA lebih unggul dibanding RDA karena kalian tidak perlu meneteskan terus – menerus liquid sebelum menggunakan. Lebih simpel dan praktis RTA. Namun kalian belum bisa memustuskannya sekarang, sebelum menyimak kelebihan dan kekurangan RDA dan RTA lebih detail lagi.

1. Kelebihan dan Kekurangan RDA

Kelebihan Atomizer RDA

Kelebihan RDA

  1. Rasa atau Flavour yang dihasilakn ketika proses pemanasan terjadi lebih terasa nikmat, tetapi untuk menghasilkan flavour istimewa ini kalian juga harus pintar dalam membuat coil yang pas.
  2. Kalian tidak akan kerepotan jika harus bergonta – ganti liquid dengan flavour lain, karena kalian tinggal tetes pada kapas coil. Beda dengan RTA, liquid yang ada pada tabung harus dibuang terlebih dahulu jika ingin ganti liquid berbeda.
  3. Membuat coil untuk RDA sedikit lebih simpel dibanding membuat coil untuk RTA.
  Harga Mod Smoant Charon, Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan

Kekurangan RDA

  1. Meskipun ini juga tergantung bagaimana setting vapor kalian, namun lebih seringnya liquid pada RDA akan habis setelah 5 sampai 8 hisapan.
  2. Membuat coil untuk RDA juga repot untuk menemukan yang pas, tetapi tidak sesulit untuk RTA.
  3. Jika telat meneteskan liquid, kapas pada lilitan kawat coil akan gosong , dan bahkan bisa terbakar.

2. Kelebihan dan Kekurangan RTA

Kelebihan Atomizer RTA

Kelebihan RTA

  1. Uap serta Flavour yang dihasilkan bisa lebih halus ditenggorokan dibanding menggunakan RDA.
  2. Tidak perlu sering – sering membuka atomizer hanya untuk meneteskan liquid.

Kekurangan RTA

  1. Membuat coil untuk RTA jauh lebih susah dibanding dengan membuat coil untuk RDA.
  2. Flavour yang dihasilkan dari RTA sangat susah disetting, berbeda dengan menggunakan RDA, dimana flavour bisa diatur dengan merubah coil.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai perbedaan RDA dan RTA beserta informasi kelebihan dan kekurangan RDA dan RTA. Kalian sudah mengetahui perbedaan mendasar dari keduanya, dan sekarang saatnya kalian menjatuhkan pilihan kalian. Menggunakan RDA atau RTA, atau jika kalian sudah menggunakan salah satunya, anda bisa berpikir ulang untuk berganti jenis atomizer atau tidak.

  Harga Mod Fuchai 213, Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan
Hasil Pencarian :

penjelasan tentang vape dna, Rda praktis, rda vapor dan rta